Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?

Pembahasan kita kali ini ialah Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?. Silaturrahim terhitung ibadah mulia yang berpahala besar, amalan yang selalu diperintahkan Allah pada para makhluk-Nya, kebajikan yang selalu diseru-serukan Nabi Muhammad pada para umatnya.

Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?

Silaturrahim sebenarnya punya ruang lingkup yang sangat luas, maksudnya penerapannya tak saja terbatas pada sesama manusia, tapi juga pada makhluk-makhluk lainnya seperti fauna dan tumbuhan serta mahluk-makhluk gaib, seperti jin dan terkecuali syaitan.

Kita gak diperbolehkan mengerjakan silarurahmi pada makhluk yang satu ini yakni syaitan, disebabkan emang sudah tersurat di dalam Al-Qur’an bahwa syaitan ialah musuh Allah, jadi apabila syaitan musuh Allah, berarti syaitan pun termasuk musuh kita sendiri yaitu umat Islam.

Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?

Di dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW selalu menganjurkan kita buat selalu membangun silarurahmi, tidak terkecuali dengan orang-orang yang udah wafat. Kita dapat bersilarurahmi pada orang-orang yang sudah wafat yakni dengan kaidah mengunjungi kuburan mereka, berdoa untuk mereka, atau pun dengan berbuat baik pada famili mereka.

Ziarah kubur terhitung Sunnah Rasulullah SAW. Ziarah juga terhitung salah satu cara untuk berdoa bagi orang-orang yang telah wafat. Dalam kitab suci Al-Qur’an Allah berfirman:

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (muhajirin dan anshar), mereka berdoa: “Ya Tuhan kami, beri ampunlah kepada kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”. (QS. Al Hasyr : 10)

Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?

Dari ayat di atas, kita dapat menangkap pembelajaran bahwa orang-orang yang telah wafat itu sebenarnya butuh uluran tangan kita. Mereka sangat memerlukan kita supaya bersilarurahmi pada mereka dengan sarana berdoa untuk mereka, agar kesalahan mereka diampuni oleh Allah SWT dan semua amal perbuatan mereka diterima disisi-Nya.

Pengamalan silarurahmi ini tidak terbatas hanya pada manusia aja sebab Allah SWT berfirman :

“Dan sesungguhnya pada kehidupan hewan itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya”. (QS. An-Nabl : 66)

Dari ayat di atas kita bisa ambil pembelajaran bahwa tidak cuma manusia saja yang bisa dijadikan sebagai teladan tetapi satwa pun dapat kita jadikan sebagai perumpamaan dalam memahami keagungan dan kekuasaan Allah.

Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?

Kita dapat belajar dari hewan, itulah satu contoh sarana mengerjakan silarurahmi pada para binatang. Suatu contoh, misalkan kita dapat belajar dari telur ayam. Telur yang asalnya bulat dan di dalamnya mengandung cairan, tapi selepas dierami dua puluh satu hari oleh induknya, telur tersebut bisa pecah dan menetas menjadi seekor anak ayam.

Dari kejadian tersebut kita dapat mengambil pembelajaran tentang kekayaan Allah. Sesungguhnya emang kemegahan Allah, sampai-sampai telur yang mulanya terisi cairan dapat berubah menjadi seekor anak ayam. Tak cuma itu, kita juga bisa belajar dari lebah. Kita dapat bersilaturrahim pada lebah.

Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?

Lebah amat disiplin dan pekerja keras yang sangat handal. Sarangnya didirikan berupa segi enam yang telah teruji sangat ekonomis dan kokoh dibandingkan jika segi 4 atau segi lima, juga di samping itu lebah bisa membikin cairan yang disebut madu.

Madu ini teramat banyak keuntungannya, selain madu bisa kita jadikan sebagai multivitamin, madu pun bisa dijadikan sebagai obat untuk menyembuhkan beberapa penyakit parah lainnya, yang antara lain seperti gejala tipus, demam berdarah, juga penyakit-penyakit lainnya. Lebah dapat mengeluarkan sesuatu yang bisa berguna bagi kehidupan makhluk hidup.

Kita sebagai manusia sempurna yang diberi rezeki akal untuk berpikir semestinya enggak boleh kalah dengan lebah yang hanya diberkati|diberi rezeki} akal namun tak bisa dipergunakan buat berpikir. Kita sebagai manusia kudu bisa berlaku baik pada manusia yang lain dan terpenting seseorang yang ada di samping kita.

Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?

Kita kudu memproduksi yang paling baik dari hidup kita yang cuma satu kali ini terjadi di dunia, khususnya mengeluarkan yang terbaik buat diri kita di hadapan Allah SWT dengan jalan silaturrahim ini. Di samping lebah dan telur, kita pun dapat belajar dari binatang kecil berwarna hitam gelap, yaitu semut.

Semut yakni hewan kecil pemakan gula akan tetapi tidak pernah sakit gula (diabetes). Kuncinya adalah sebab semut tekun mengerjakan silarurahmi. Kita dapat membuktikannya secara langsung dari fauna kecil ini. Tiap kali mereka bertemu muka dengan semut-semut yang lain, mereka saling menyapa dan yang paling indah yaitu mereka saling bersalaman dengan semut-semut yang lain (bisa kita lihat dari kedua kepala semut yang saling bertemu).

Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?

Selain itu, jika seekor semut memperoleh rejeki, mereka tidak mau memakannya sendirian tapi memberi tahu kepada semut-semut yang lainnya. Setelah mereka kumpul semua, barulah makanan itu mereka nikmati bersama.

Pada tahun 2006 ada sebuah pengkajian yang menyelidiki berkaitan dengan dua buah tanaman di kebun. Untuk tumbuhan yang pertama, setiap hari diperhatikan, diajak bicara, dielus-elus dan dipelihara dengan penuh cinta, namun untuk tanaman yang kedua, perlakuannya lain. Tumbuhan yang kedua ini, tiap hari enggak pernah diperhatikan, dielus-elus, dan dipelihara dengan penuh cinta.

Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?

Sehabis 1 bulan kemudian, peneliti tersebut melihat kedua tanaman tadi. Masya Allah, Allah emang Maha Besar, tumbuhan yang pertama dengan tanaman yang kedua sangat terlihat bedanya. Tanaman yang pertama berkembang lebih subur, segar, dan buahnya lebih banyak, sebaliknya tumbuhan yang kedua, tubuhnya lebih kurus dan kelihatan pertumbuhannya kurang subur.

Padahal tiap hari kedua tanaman tersebut sama-sama mendapatkan siraman air dan pencahayaan sinar matahari yang cukup. dari situlah kita bisa mengambil pelajaran terkait dengan silarurahmi dari tanaman. Mengenal kekuasaan-kekuasaan Allah lewat sebuah tumbuhan.

Allah yang Maha Sempurna mensyariatkan kita buat bersilarurahmi tak hanya pada manusia saja, namun kepada makhluk-makhluk lainnya misalnya hewan dan tumbuhan dan dari silarurahmi tersebut, kebaikannya pun bakal balik lagi pada kita.

Demikian informasi berkaitan dengan Silaturrahim Dengan Hewan dan Flora ? Why Not ?, kami harap postingan ini berguna. Mohon postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.