Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora

Pembahasan kita sekarang ialah Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora. Silarurahmi termasuk amalan luhur yang berpahala besar, amalan yang selalu diperintahkan Allah pada para makhluk-Nya, ibadah yang selalu diseru-serukan Nabi Muhammad kepada para umatnya.

Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora

Silarurahmi sebenarnya punya ruang lingkup yang amat luas, artinya implementasinya gak saja terpaku pada sesama manusia, tapi juga pada makhluk-makhluk lainnya misalnya hewan dan tumbuhan serta mahluk-makhluk ghaib, semisal jin dan terkecuali syaitan.

Kita enggak diperbolehkan mengadakan silaturrahim pada makhluk yang satu ini yakni syaitan, disebabkan emang sudah tersurat dalam Al-Qur’an bahwasanya syaitan adalah musuh Allah, makan jika syaitan musuh Allah, berarti syaitan juga termasuk musuh kita sendiri yaitu umat Islam.

Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW selalu merekomendasikan kita untuk terus menjalin silarurahmi, gak terkecuali dengan orang-orang yang udah wafat. Kita bisa bersilarurahmi pada orang-orang yang udah meninggal yaitu dengan sarana melawat pusara mereka, berdoa untuk mereka, atau juga dengan beramal baik kepada keluarga mereka.

Ziarah kubur tergolong Sunnah Rasulullah SAW. Ziarah juga termasuk salah satu cara buat berdoa bagi orang-orang yang telah wafat. Di dalam kitab suci Al-Qur’an Allah berfirman:

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (muhajirin dan anshar), mereka berdoa: “Ya Tuhan kami, beri ampunlah kepada kami dan saudara-saudara kami yang sudah beriman lebih dahulu dari kami dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”. (QS. Al Hasyr : 10)

Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora

Dari ayat tersebut, kita dapat menangkap pelajaran bahwa orang-orang yang sudah wafat itu sebenarnya memerlukan bantuan kita. Mereka amat memerlukan kita supaya bersilarurahmi kepada mereka dengan cara mendoakan mereka, supaya kesalahan mereka diampuni oleh Allah SWT dan semua amal perbuatan mereka diterima disisi-Nya.

Realisasi silarurahmi ini tak terpaku cuma pada manusia saja karena Allah SWT berfirman :

“Dan sesungguhnya pada kehidupan hewan itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum daripada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya”. (QS. An-Nabl : 66)

Dari ayat tersebut kita bisa memetik pelajaran bahwasanya tidak hanya manusia saja yang bisa kita jadikan sebagai contoh tetapi fauna juga bisa kita jadikan sebagai tauladan dalam memahami kemuliaan dan kekayaan Allah.

Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora

Kita bisa belajar dari satwa, itulah satu contoh cara menjalankan silarurahmi pada para binatang. Satu ilustrasi, misalnya kita bisa belajar dari telur ayam. Telur yang awalnya bulat dan di dalamnya terkandung cairan, tetapi sesudah dierami 21 hari oleh induknya, telur tersebut bisa pecah dan menetas jadi seekor anak ayam.

Dari keadaan tersebut kita bisa memetik pembelajaran tentang kejayaan Allah. Sesungguhnya memang kemuliaan Allah, sampai-sampai telur yang mulanya berisi cairan dapat berubah menjadi seekor anak ayam. Gak hanya itu, kita juga dapat belajar dari lebah. Kita bisa bersilarurahmi pada lebah.

Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora

Lebah sangat disiplin dan pekerja ulet yang sangat handal. Sarangnya didirikan berwujud segi 6 yang sudah terbukti amat ekonomis dan kuat dibandingkan apabila segi 4 atau segi lima, juga di samping itu lebah dapat memproduksi cairan yang dinamakan madu.

Madu ini teramat banyak manfaatnya, selain madu dapat kita jadikan sebagai multivitamin, madu juga bisa dijadikan sebagai obat untuk mengobati beberapa penyakit parah lainnya, yang di antaranya seperti gejala tipus, demam berdarah, juga penyakit-penyakit lainnya. Lebah bisa menciptakan sesuatu yang bisa bermanfaat buat kehidupan makhluk hidup.

Kita sebagai manusia sempurna yang diberkati akal untuk berpikir seyogianya gak boleh kalah dengan lebah yang cuma diberkati|diberi nikmat} akal namun enggak bisa digunakan untuk berpikir. Kita sebagai manusia mesti mampu berbuat baik kepada manusia yang lain dan lebih-lebih seseorang yang berada di dekat kita.

Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora

Kita mesti menghasilkan yang terbaik dari hidup kita yang cuma 1 kali ini berjalan di dunia, terlebih-lebih membikin yang paling baik buat diri kita di hadapan Allah SWT dengan jalan silaturrahim ini. Di samping lebah dan telur, kita pun bisa belajar dari animal kecil berwarna hitam gelap, yakni semut.

Semut adalah satwa kecil pemakan gula namun tak pernah sakit gula (diabetes). Kuncinya ialah sebab semut selalu melaksanakan silarurahmi. Kita dapat menyaksikannya secara langsung dari binatang kecil ini. Setiap kali mereka berjumpa dengan semut-semut yang lain, mereka saling menegur dan yang paling indah adalah mereka saling bersalaman dengan semut-semut yang lain (bisa dilihat dari kedua kepala semut yang saling bertemu).

Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora

Di samping itu, kalau seekor semut menemukan rizki, mereka tak mau melahapnya sendirian akan tetapi memberi tahu kepada semut-semut yang lainnya. Selesai mereka kumpul semua, barulah makanan itu mereka nikmati bersama-sama.

Di tahun 2006 ada sebuah eksperimen yang menyelidiki mengenai 2 buah tanaman di kebun. Buat tanaman yang pertama, tiap hari diperhatikan, diajak ngobrol, dielus-elus dan dipelihara dengan penuh cinta, namun buat tumbuhan yang kedua, perlakuannya lain. Tumbuhan yang kedua ini, tiap hari tak pernah diperhatikan, dielus-elus, dan dirawat dengan penuh cinta.

Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora

Selepas 1 bulan kemudian, peneliti tersebut memeriksa kedua tanaman tadi. Masya Allah, Allah memang Maha Besar, tanaman yang pertama dengan tumbuhan yang kedua sangat tampak perbedaannya. Tanaman yang pertama tumbuhnya lebih subur, segar, dan buahnya lebih banyak, sedangkan tanaman yang kedua, tubuhnya lebih kurus dan terlihat perkembangannya kurang subur.

Padahal setiap hari kedua tumbuhan tersebut sama-sama mendapatkan siraman air dan pencahayaan sinar matahari yang cukup. dari situlah kita dapat mengambil pelajaran tentang silaturrahim pada tumbuhan. Mengetahui kebesaran-kebesaran Allah melalui sebuah tumbuhan.

Allah yang Maha Sempurna memerintahkan kita untuk bersilarurahmi gak hanya pada manusia aja, tetapi pada makhluk-makhluk lainnya contohnya satwa dan tanaman dan dari silarurahmi tersebut, keuntungannya pun akan kembali lagi kepada kita.

Sekian info terkait dengan Silaturrahim Tak Cuma Sesama Manusia Tapi Dengan Hewan dan Flora, kami harap artikel kali ini membantu. Kami Berharap artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.